Negeri Pesona

Merupakan blog nusantara yang menyajikan informasi mengenai keadaan geografis dan budaya.

Sejarah

Agama Hindu adalah agama yang pertama datang ke Jawa Barat. Pada catatan batu bertulis yang ditemuka di wilayah ini disebutkan bahwa Raja Purnawarman dari kerajaan Tarumanegara adalah penganut agama Hindu. Namun kemudian pada abad ke-7 kerajaan ini diserang dan dihancurkan oleh kerajaan Sriwijaya yang beragama Budha. Pengaruh Hindu muncul kembali berdampingan dengan agama Budha pada masa kerajaan Pajajaran.

Kerajaan Pajajaran ini kemudian membangun wilayah perdagangan di Batavia Tua serta membangun hubungan dagang dengan Portugis. Ada yang berpendapat bahwa Belanda pertama kali masuk ke Jawa melalu Jawa Barat, wilayah ini juga disebut sebagai yang pertama kali melakukan kontak dengan para pedagang India (Gujarat). Sejarah Jawa Barat tidak dapat dipisahkan dari sejarah Banten. Sejak terbentuknya negara kesatuan RI, Banten merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat hingga kemudian menjadi provinsi sendiri pada Oktober 2000 menyusul gerakan reformasi di Indonesia.

Pengaruh Islam muncul di Jawa Barat ketika seorang penyebar Agama Islam bernama Nurullah atau Sunan Gunungjati, utusan dari kerajaan Demak, pada tahun 1524 menguasai pelabuhan Banten dan Sunda Kelapa. Kedatangan Nurullah ke wilayah ini adalah sebagai bagian dari ekspansi kerajaan Demak. Bersamaan dengan ekspansi itu terjadilah proses Islamisasi daerah-daerah tersebut serta pengembangan kebudayaan Jawa. Pada awal abad ke-16 di Jawa Barat terdapat pusat kekuasaan yang berkeduddukan di Pakuan atau seperti diberitakan oleh Portugis, Dayo adalah ibu kota Kerajaan Pajajaran dengan Sunda Kelapa sebagai pelabuhan yang penting antara lain karena ekspor lada. Hal ini disebut dalam prasasti Sunda kuno tahun 1433 M.

Usaha Demak dalam ekspansinya ke Barat membuka pemukiman perintis yang dipimpin oleh Nurullah pada tahun 1525, upaya ini dapat dianggap sebagai awal dari pendirian kerajaan Banten. Dari sini dilakukan ekspedisi lebih jauhke pedalaman dan ke pelabuhan-pelabuhan lain, terutama ke Sunda Kelapa yang berhasil ditaklukkan pada tahun 1527. Peristiwa ini menggagalkan usaha bangsa Portugis di bawah pimpinan Henri Leme untuk mengadakan perjanjian dengan Raja Sunda. (Bogor)
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar