Monumen Seulawah
adalah sebuah monument untuk mengenang jasa masyarakat Aceh untuk melawan
agresi Belanda pada tahun 1948. Saat itu bangsa Indonesia membutuhkan pesawat
guna menembus blockade musuh, karena hamper semua wilayah dikuasai Belanda.
Namun untuk membeli pesawat Negara belum mampu karena sedang berjuang dan
keadaan keuangan belum memungkinkan. Karena itulah Presiden Pertama Republik
Indonesia Soekarno meminta kepada Rakyat Aceh untuk menyumbang sebuah pesawat
terbang. Para pengusaha mengambil inisiatif mengumpulkan dana dari berbagai
lapisan masyarakat sehingga terkumpullah dana untuk membeli pesawat dan
diserahkan kepada Presiden Soekarno di sebuah penginapan yaitu Hotel Aceh.
Untuk mengenang jasa rakyat Aceh, maka pemerintah membangun kembali sebuah
duplikat pesawat RI 001 Seulawah yang di tempatkan di pusat kota Banda Aceh.
Dari pesawat inilah cikal bakal Garuda Indonesia yang kini merupakan perusahaan
penerbangan terkemuka di tanah air.
Benteng Indra
Patra letaknya sekitar 20 km dari pusat kota Banda
Aceh dekat pelabuhan Krueng Raya. Reruntuhan benteng yang juga disebut dengan
nama Inong Balee ini semula dibangun oleh Laksamana Malahayati, istri dari
salah seorang laksamana yang melatih militer kaum wanita untuk mempertahankan
Aceh dari serangan Portugis.
Pantai Lhok Nga
dan Lampu’uk adalah pantai dengan pemandangan yang indah di sebelah Barat kota
Banda Aceh . Meskipun belum dikembangkan dengan berbagai fasilitas, namun
pantai ini menjadi tujuan rekreasi yang popular bagi masyarakat setempat. <Selengkapnya Kabupaten Aceh Tengah>
0 komentar:
Posting Komentar