Masjid Raya Pekanbaru yang dibangun pada abad ke 18 merupakan masjid tertua di Pekanbaru dan sekaligus menjadi bukti sejarah peninggalan Kerajaan Siak Sri Indrapura yaitu di masa Sultan Abdul Jalil Muazzam Syah dan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah sebagai sultan keempat dan kelima dari Kerajaan itu. Diareal masjid terdapat sumur yang konon memiliki nilai magis untuk membayar zakat atau nazar yang dihajatkan sebelumnya. Masih dalam areal kompleks masjid kita dapat mengunjungi makam Sultan Marhum Bukit dan Sultan Marhum Pekan sebagai pendiri kota Pekanbaru. Marhum Bukit adalah julukan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah sebagai Sultan Siak ke empat yang memerintah tahu 1766-1780. Marhum Bukit sekitar tahun 1775 memindahkan ibukota kerajaan dari Mempura Siak ke Sanapelan dan beliau wafat di tahun 1780.
Taman Rekreasi Danau Buatan Lembah Sari di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. Disebut juga Danau Limbungan karena awalnya merupakan bendungan air yang dikelilingi perbukitan dan panorama indah. Potensi ini kemudian dikembangkan dengan berbagai fasilitas rekreasi seperti sepeda air, cottage, perahu, restoran, taman bermain, panggung hiburan yang jaraknya 10 km dari pusat kota Pekanbaru. Taman Rekreasi Alam Mayang merupakan sebuah sarana pemancingan ikan yang terletak di Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Bukit Raya. Tersedia tiga buah kolam dengan luas keseluruhan 18.560 meter persegi dengan berbagai jenis ikan, Gurami, Lemak, Nila, Sepat Siam dll. Pengunjung memancing bersama keluarga dan disekitar kolam banyak kantin-kantin untuk tempat berkumpulnya keluarga dan rekan untuk melewatkan akhir pekan.
Obyek lainnya adalah Museum Sang Nila Utama, terletak di Jl. Sudirman, Pekanbaru. Gedung museum telah diresmikan sejak 1994 dan menyimpan sekitar 4.000 aneka koleksi barang-barang seni, budaya dan bersejarah bagi provinsi Riau. Pada hari-hari tertentu kerap diadakan pameran yang bersifat edukatif dan kultural. Masjid Agung An-Nur merupakan mesjid kebanggan masyarakat Riau dengan bentuk bangunan yang unik dan menarik dilengkapi menara yang tinggi. Terletak di pusat kota Pekanbaru dan mempunyai fasilitas Islamic Centre dan dilengkapi dengan kolam dan taman yang indah dan luas. <Selanjutnya Pasar Bawah, Bandar Serai dan Taman Putri Kaca Mayang>
Provinsi Riau
Wilayah Perairan dan Daratan
Sejarah Riau
Kota Pekanbaru
Mesjid Raya dan Taman Rekreasi
Pasar Bawah
Kota Dumai
Situs-Situs Bersejarah
Taman Rekreasi Danau Buatan Lembah Sari di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. Disebut juga Danau Limbungan karena awalnya merupakan bendungan air yang dikelilingi perbukitan dan panorama indah. Potensi ini kemudian dikembangkan dengan berbagai fasilitas rekreasi seperti sepeda air, cottage, perahu, restoran, taman bermain, panggung hiburan yang jaraknya 10 km dari pusat kota Pekanbaru. Taman Rekreasi Alam Mayang merupakan sebuah sarana pemancingan ikan yang terletak di Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Bukit Raya. Tersedia tiga buah kolam dengan luas keseluruhan 18.560 meter persegi dengan berbagai jenis ikan, Gurami, Lemak, Nila, Sepat Siam dll. Pengunjung memancing bersama keluarga dan disekitar kolam banyak kantin-kantin untuk tempat berkumpulnya keluarga dan rekan untuk melewatkan akhir pekan.
Obyek lainnya adalah Museum Sang Nila Utama, terletak di Jl. Sudirman, Pekanbaru. Gedung museum telah diresmikan sejak 1994 dan menyimpan sekitar 4.000 aneka koleksi barang-barang seni, budaya dan bersejarah bagi provinsi Riau. Pada hari-hari tertentu kerap diadakan pameran yang bersifat edukatif dan kultural. Masjid Agung An-Nur merupakan mesjid kebanggan masyarakat Riau dengan bentuk bangunan yang unik dan menarik dilengkapi menara yang tinggi. Terletak di pusat kota Pekanbaru dan mempunyai fasilitas Islamic Centre dan dilengkapi dengan kolam dan taman yang indah dan luas. <Selanjutnya Pasar Bawah, Bandar Serai dan Taman Putri Kaca Mayang>
Provinsi Riau
Wilayah Perairan dan Daratan
Sejarah Riau
Kota Pekanbaru
Mesjid Raya dan Taman Rekreasi
Pasar Bawah
Kota Dumai
Situs-Situs Bersejarah
0 komentar:
Posting Komentar