Negeri Pesona

Merupakan blog nusantara yang menyajikan informasi mengenai keadaan geografis dan budaya.

Kerkhoff komplek kuburan serdadu Belanda

Kerkhoff adalah komplek kuburan serdadu Belanda yang gugur dalam peperangan melawan rakyat Aceh. Komplek makam yang berukuran 150 x 200 meter ini berlokasi di jalan Teuku Umar, disamping Blang Padang, Banda Aceh. Kerkhoff dibangun pada tahu 1880 dan di dalam komplek ini terdapat lebih kurang 2.200 makam serdadu Belanda. Di Kerkhoff ini diantaranya makam Jenderal JHR Kohler yang gugur ditembak oleh pasukan Aceh di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Mulanya Kohler dimakamkan di Tanah Abang Jakarta, tetapi  sejak tanggal 19 Mei 1978 makam tersebut dipindahkan ke komplek Kherkhoff ini. Bersebelahan dengan kuburan Kerkhoff terdapat salah satu peninggalan kerajaan Kesultanan Iskandar Muda yaitu Gunongan sebagai tempat wisata anggota keluarga kerajaan pada masa itu. Arsitektur Gunongan dan tamannya memiliki keunikan dan ciri khas menarik.

Museum Negeri Aceh terletak di Jl. Sultan Alaidin Mahmud Syah, merupakan obyek wisata yang patut dikunjungi untuk mengetahui kebudayaan Aceh pada masa lalu. Di Museum ini terdapat barang-barang kuno seperti keramik, persenjataan serta benda-benda budaya lainnya seperti pakaian adat, perhiasan, kaligrafi, alat-alat rumah tangga kuno dan lain-lain. Koleksi museum yang paling menarik adalah sebuah lonceng besar yang diberi nama “Lonceng Cakra Donya” yang merupakan hadiah dari Maharja Cina untuk Kerajaan Pasai yang diantar oleh Laksamana Cheng Ho pada tahun 1414. Lonceng ini merupakan salah satu buktu dari kejayaan Kerajaan Aceh pada masa lalu dan baiknya hubungan diplomatic antara kedua Negara yang makmur pada saat itu. Di komplek museum ini terdapat sebuah Rumah Tradisional Aceh yang dibangun oleh gubernur Belanda Van Swart pada tahun 1914. Rumah yang dibangun tanpa menggunakan sebuah paku ini berfungsi sebagai museum yang berisi barang-barang kuno. Di dalam komplek museum ini juga terdapat bangunan yang digunakan untuk pameran barang seni atau budaya khususnya mengenai Aceh. Di sebelah barat gedung museum atau di sebelah utarah rumah adat Aceh terdapat komplek makam para Sultan Aceh dan keturunannya.


Taman Putro Phang berada di tengah-tengah kota Banda Aceh dan merupakan salah satu obyek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan domestik terutama pada sore hari. Beberapa fasilitas obyek wisata di tempat ini diantarnya jembatan gantung dan sarana bermain anak. Di dalam komplek taman ini terdapat Pinto Khop yang merupakan penginggalan Istana Darul Dunia yang didirikan pada abad ke-16 Masehi. Pendopo dibangun oleh Pemerintah Belanda pada tahun 1880 di atas tanah bekas istana Kerajaan Aceh dan digunakan sebagai tempat tinggal Gubernur Belanda. Kini bangunan tersebut merupakan tempat kediaman resmi Gubuernur Provinsi Aceh. Di belakang Pendopo terdapat komplek budaya yang pada saat tertentu mengadakan pertunjukkan tarian dan theater. Komplek budaya ini dibangun pada tahun 1981 sebagai tempat perlombaan membaca Al-quran tingkat nasional. <SelengkapnyaMonumen Seulawah-benteng indra patra>
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar