Setelah Sungai Zambesi di Afrika dan
Sungai Colorado di Amerika Serikat peringkat ketiga jeram terbia di dunia
ditempati Sungai Asahan di Sumatera
Utara. Tingkat kesulitan, tantangan, dan keindahan alam yang masih alami
menjadi daya Tarik tersendiri bagi para petualang dan penggemar kegiatan
traveling. Hulu sungai Asahan melewati Desa Tangga, kecamatan Aek Songsongan.
Kondisi alur sungai yang dipenuhi dengan batu-batuan ditambah aliran sungai
yang sangat deras. Derasnya arus air sungai Asahan yang berkecepatan 120 meter
kubik perdetiknya dengan grade IV – V+ sangat menantang jiwa para petualang.
Hulu sungai ini dijadikan tempat pengelenggaraan event nasional dan internasional
arung jeram yang dikenal dengan “Asahan White water Festival”. Selain jeram
yang terkenal ke berbagai penjuru dunia, alam sekitar sungai Asahan pun
menawarkan keindahan hutan tropis. Pohon-pohon tinggi menjulang dan sejauh mata
memandang hanya hijau alam yang tampak. Beragam satwa liar, seperti harimau sumatera, kambing hutan, berung
rangkong, dan siamang, pun masih cukup mudah ditemukan di hutan itu.
Dinding-dinding tebing yang menjulang setinggi lebih dari 200 meter di atas,
lembah Sungai Asahan dihiasi sejumlah air terjun. Tidak sekadar sebagai hiasan,
dinding itu juga memungkinkan dijadikan arena
panjat tebing. Satu hal yang juga menarik adalah banyaknya batu-batu tua dan besar di kawasan
tersebut. Batu-batu itu diperkirakan merupakan sisa ledakan vulkanis yang juga
menyebabkan pembentukan Danau Toba pada puluhan juta tahun silam.
Obyek wisata air terjun Unong Sisapa terletak di wilayah perbukitan Dusun Aek Silabat, kecamatan Bandar Pasir Mandoge 60 km sebelah Barat Daya Kota Kisaran. Lokasi wisata alam Unong Sisapa dapat ditempuh 2 jam dengan menggunakan kendaraan bermotor sampai ke Dusun Aek Silabat. Di sekitar air terjun masih terdapat hutan dengan aneka ragam flora dan fauna. Obyek wisata air terjun Simonang-monang terletak di wilayah perbukitan Desa Padang Pulau, kecamatan Bandar Pulau 50 km sebelah Barat Daya Kota Kisaran, atau atau lebih kurang 1.5 jam ditempuh dengan menggunakan kendaraan bermotor. Obyek wisata ini dikunjungi wisatawan local, dan sampai saat ini belum dikelola secara baik. <InfoHotel dan Restoran di Sumatera Utara>
0 komentar:
Posting Komentar