Kondisi geografis di wilayah Kabupaten
Tapanuli Selatan dialiri oleh Sungai Barumun dan Pane beserta anak-anak
sungainya yaitu Sungai Sirumambe, Sihapas, dan Sangkilon. Sungai Barumun
berhulu di daerah Siraisan Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Di desa Bahal, Kecamatan Padang
Bolak, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, terdapat Candi Bahal, candi Hindu yang
kondisinya kurang dirawat. Walaupun bangunannya masih baik, namun pada dinding
candi yang terbuat dari batu bata merah tersebut penuh dengan coretan-coretan.
Kompleks Candi Bahal terdiri dari tiga buah candi, yang masing-masing terpisah
dengan jarak sekitar 500 m. beberapa kolimeter dari candi ini ada pula kompleks
candi lain, yaitu kompleks Candi Pulo
atau Barumun yang tengah dipugar. Pemugaran Candi Bahal I selesai 16 Desember
1997 dan diresmikan Gubernur Sumatera Utara Raja Inal Sireger. Candi Bahal II
diresmikan 18 November 1995 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr.
Wardiman Djojo Negoro. Adapun Candi Bahal III dipugar sejak tahun 1996. Karena
lokasinya di tengah persawahan yang sangat luas ini, penduduk setempat sering
menyebut kompleks Candi Bahal dengan nama Candi Padang Lawas atau ‘candi di
padang luas’. Nama lain kompleks Candi Bahal adalah Candi Portibi. Keberadaan
batu keras hanya digunakan untuk membuat arca. Misalnya, di depan Candi Bahal I
bisa didapati sebuah Arca Ganesha yang berbadan kurus dari batu. Sampai kini
arca batu tersebut masih utuh.
Kabupaten
Madina
Kabupaten Mandailing Natal (Madina)
adalah salah satu kabupaten yang terletak di kawasan paling ujung Pantai Barat
Provinsi Sumatera Utara dengan ibukotanya Panyabungan sebagai pusat
pemerintahan. Letak Madina di kawasan pegunungan Bukit Barisan membuat daerah
paling Selatan Sumatera Utara itu indah dipandang mata. Pesona wisata di Madina
antara lain meliputi Bendungan Batang Gadis, Air Panas Siabu, Gordang Sambilan,
Bagas dan Sopo Godang. Kemudian Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), Pantai
Natal, Pantai Sikara-kara, Sumur Besar Multatuli, Pulau Ungeh, Ponpes
Mustafawiyah Purba Baru, Pasar Tradisional Panyabungan, Mesjid Raya Panyabungan
dan Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Madina di Perbukitan Payaloting
Panyabungan. Di Payabungan dekat Desa Runding ditemukan peninggalan kebudayaan
manusia dari zaman batu, yaitu peninggalan berupa menhir yang tersebar di suatu lokasi hutan kawasan desa itu. Masih
di Panyabungan di lokasi Padang Mardia, terdapat sisa-sisa peninggalan masa Hindu-Buddha yang berbaur dengan sisa-sisa zaman megalithikum. Lalu di Pidoli
Lombang, dapat dijumpai komplek percandian yang sudah runtuh dan hanya tersisa
bagian pondasinya dari susunan lempengan batu bata ukuran lebar, yang sekarang
dijadikan sebagai areal persawahan Saba
Biara.<Tinggalan Budaya Klasik dan Keragaman Budaya-Kab. Dairi>
0 komentar:
Posting Komentar