Banyak orang menyebut Parapat sebagai
salah satu kawasan wisata pegunungan dan danau yang paling indah di Indonesia. Aneka cinderamata khas Batak banyak dijual di Parapat. Dari Parapat banyak wisatawan yang kemudian menyeberangi Danau Toba menuju
ke Pulau Samosir. Selain itu jangan pula melewatkan Festival Danau Toba
diadakan setiap tahunnya di Parapat pada pertengahan Juni. Pada festival yang
berlangsung selama satu minggu ini diadakan berbagai kegiatan antara lain
perlombaan perahu dan aneka pertunjukkan
kesenian Batak. Jika tertarik, anda dapat membeli kain tradisional Batak yang
dikenal dengan nama kain ulos yang
banyak dijual di Parapat dan juga di Pulau Samosir. Corak dan warna kain ulos
ini berbeda-beda di setiap wilayah, namun ciri utamanya adalah garis-garis
vertical, warna putih dan biru yang dominan. Pusat pertenunan kain ulos
terdapat di desa Labuhan Garaga yang
terletak 25 km dari Parapat kea rah Tenggara.
Kabupaten
Deli Serdang
Gua
Kemang merupakan salah satu
peninggalan zaman prasejarah yang dikenal masyarakat sekitar sebagai Gua Umang,
sejenis makhluk bertubuh mungil menyerupai manusia yang berjalan dengan kaki
tersisibalik. Gua batu tersebut memiliki pintu berukuran 50 x 50 cm dan memiliki
ruangan setinggi 1 meter dengan panjang 3 meter, dan luas 2 meter. Namun, untuk
mencapai gua tersebut harus melewati 63 anak tangga yang licin dan berlumut.
Pada dinding lua batu terukir dua relief berbentuk orang yang dipercaya
masyarakat sebagai wujud umang. Gua Kemang kaya kan sejarah dan cerita unik
tersendiri, menurut Edmund Mc Kinnon, arkeolog dari National University of
Singapore, batu itu merupakan ruang tengkorak nenek moyang orang Karo yang
dibuat 1000 tahun lalu.
Taman
Hutan Wisata Sibolangit termasuk dalam
kawasan Cagar Alam Sibolangit seluas 24.85 ha, berada 37 km dari Medan kea rah
Brastagi dan 57 km dari kota Lubuk Pakam dengan ketinggian 475-525 m di atas
permukaan air laut. Cagar alam ini ada sejak zaman Belanda dengan nama Kebun
Raya Sibolangit. Kebun ini dibuat pada tahun 1914 oleh JA. Lorzing atas
prakarsa Dr. JC Koningsberger sebagai cabang Kebun Raya Bogor. Taman hutan
wisata sebelumnya adalah kebun botani (tumbuh tumbuhan) terletak di lereng
pegunungan Bukit Barisan antara Sembahe dan lembah sekitarnya. Memiliki udara
sejuk dan keistimewaan tersendiri yaitu perpaduan antara cuaca panas dan cuaca
dingin. Jalan-jalan kecil antara jalan setapak merupakan lorong-lorong kecil
antara pepohonan besar yang sangat menyenangkan di hutan hujan ini cocok untuk
tempat pemberhentian sementara bagi turis sebelum melanjutkan perjalanan
diantara pohon-pohon pakis raksasa dan pohon-pohon ditutupi lumut. Para ahli
Botani dengan mudah dapat menemukan berbagai hal yang menarik dari
tumbuh-tumbuhan langka yang banyak tumbuh di taman ini selain adanya berbagai
macam jenis bunga-bunga liar. Jalan masuk ke pemandian alam Sembahe ini mulanya adalah jalan Negara Medan –
Brastagi, kemudian setelah rusak jembatannya, Pemerintah meluruskan jalan ini
ke hilir sungai. Kemudian ditatalah sungai ini menjadi tempat Pemandian Alam
karena air sungai yang mengalir di sana sangat sejuk dan jernih serta panorama
alamnya yang indah. Lokasi ini sangat diminati masyarakat umum dan hingga kini
merupakan obyek wisata alam yang paling ramai dikunjungi wisatawan. <Obyek Wisata Gua dan Air Panas Penen>
0 komentar:
Posting Komentar